Campuran adalah penggabungan dua atau lebih zat murni, di mana dalam penggabungan ini zat – zat tersebut mempertahankan identitasnya masing – masing. Secara fisika, baik campuran heterogen maupun homogen dapat dibuat dan kemudian dipisahkan kembali menjadi komponen – komponen murninya tanpa mengubah identitas dari setiap komponen.
Ada beberapa prinsip yang biasa dilakukan dalam proses pemisahan campuran. Beberapa prinsip pemisahan campuran tersebut didasarkan pada perbedaan sifat-sifat fisis zat penyusunnya, diantaranya seperti wujud zat, ukuran partikel, titik leleh, titik didih, sifat magnetik, kelarutan, dan lain sebagainya. Berikut ini adalah beberapa metode yang umum dan banyak digunakan dalam memisahkan campuran:
Ada beberapa prinsip yang biasa dilakukan dalam proses pemisahan campuran. Beberapa prinsip pemisahan campuran tersebut didasarkan pada perbedaan sifat-sifat fisis zat penyusunnya, diantaranya seperti wujud zat, ukuran partikel, titik leleh, titik didih, sifat magnetik, kelarutan, dan lain sebagainya. Berikut ini adalah beberapa metode yang umum dan banyak digunakan dalam memisahkan campuran:
1.Filtrasi (penyaringan),
Metode pemisahan yang digunakan untuk memisahkan cairan dan padatan yang tidak larut dengan menggunakan penyaring (filter) berdasarkan perbedaan ukuran partikel.
2.Dekantasi
Metode pemisahan antara zat padat dan zat cair, di mana ukuran zat padat cukup besar. Zat padat diendapkan sampai diperoleh lapisan air pada bagian atas dan endapan pada bagian bawah, kemudian lapisan pada bagian atas dituangkan ke wadah lain sehingga dapat padatan dapat terpisah dari cairan.
3.Sentrifugasi
Pemisahan campuran zat padat dan zat cair berdasarkan perbedaan berat jenis dengan cara memutar campuran tersebut pada suatu piringan.
4.Evaporasi
Proses pemisahan larutan berdasarkan perbedaan titik didih.
5.Distilasi (penyulingan),
Proses pemisahan campuran dengan cara penguapan yang diikuti dengan pengembunan.
6.Kromatografi
Pemisahan berdasarkan kecepatan zat – zat terlarut yang bergerak bersama – sama dengan pelarutnya pada permukaan suatu benda penyerap.
7.Sublimasi,
Proses pemisahan campuran yang dapat digunakan untuk memisahkan komponen yang menyublim dari campurannya yang tidak dapat menyublim.
<iframe width="560" height="315" src="https://www.youtube.com/embed/TsVaUzjP5X0" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>
8.Ekstraksi,
Pemisahan suatu zat berdasarkan perbedaan kelarutan zat terlarut di dalam pelarut yang berbeda.
9.Kristalisasi
Proses pembentukan kristal padat dari suatu larutan induk yang homogen melalui pemanasan.
Sekarang kamu sudah tahu ada berbagai cara pemisahan campuran.
Silakan kerjakan kuis berikut



Soal nya susah... Hehehe:(
ReplyDeleteKalo baca yang diatasnya pelan2 pasti ngerti
DeleteSoalnya lumayan bu
ReplyDeleteOk bu ntapzs soalnya (rifyal 7.4)
ReplyDeleteTerima kasih ibu atas penjelasan nya
ReplyDelete